PROFIL
Gender : Laki-laki
Tanggal lahir : 11 November
Umur : 54 thn
Berat : 87 kg ; Tinggi : 191 cm
Jabatan : Legendary Sannin, Sage
Julukan : Gama Sennin, Ero-Sennin
Lokasi : Konohagakure, Myobokuzan
Pekerjaan : penulis (sei Icha-icha, The Tales of Gutsy Ninja)
Tim : Tim Hiruzen (Hiruzen, Jiraiya, Orochimaru, Tsunade)
Ame Orphan (Jiraiya, Nagato, Konan, Yahiko)
Sannin (Jiraiya, Orochimaru, Tsunade)
Elemen : Katon, Doton, Senjutsu
Jutsu :
Katon : Endan
Katon : Daiendan
Katon : Gamayu-endan
Katon : Ryuka no jutsu
Doton : Yumi numa
Rasengan, Cho Odama Rasengan
Kekkai : Tengai Hojin
Kekkai ; Gama Hyoro
Shikoku Fuin
Fuka Huin
Gogyo Kain
Kaeru Kaeru no jutsu
Gamayudan
Ranjishigami no jutsu
Senjutsu : Goemon
Senjutsu ; Kebari Senbon
Kuchiyose : Gama (Gamabunta, Gamaken, Gamahiro, Gamariki, Gerotora, Fukasaku, Shima)
Kuchiyose: Gamaguchi Shibari
Penampilan :
Jiraiya bertubuh tinggi besar, memiliki rambut panjang berwarna putih. Pada saat masih membela konoha, Jiraiya memakai pelindung kepala konoha, tetap kemudian memakai pelindung kepaka bertuliskan Myobokuzan.
Pada saat menggunakan teknik senjutsu, Jiraiya akan tampak mengalami perubahan menjadi katak, tidak seperti Naruto yang mampu menguasai senjutsu dengan sempurna.
Sifat :
Jiraiya memiliki sifat pantang menyerah, selain itu juga memiliki sifat mesum. Jiraiya mendapat julukan ero-sennin dari Naruto.
Kisah :
Jiraiya kecil tergabung dalam tim Hiruzen bersama Orochimaru dan Tsunade. Hiruzen tampak kecewa dengan jiraiya dan menunjukkan teknik kuchiyose padanya. Jiraiya pun berusaha untuk menguasai teknik tersebut, namun karena belum memiliki kontrak dengan hewan Jiraiya tersesat di gunung Myobokuzan dan bertemu dengan Gamabunta, dan dibawa menghadap Fukasaku.Fukasaku yang percaya bahwa Jiraiya adalah anak manusia yang terdampar sesuai perkataan Ojiji sama (Ogama sennin) melatihnya teknik senjutsu selain di desa konoha.
Pada saat remaja, Jiraiya kemudain mendapat panggilan menghadap Ojiji sama karena ramalan akan dirinya sudah muncul . Menurut Ojiji sama, Jiraiya akan berpetualang, bertemu dengan para shinobi, dan menulis. Jiraiya kelak akan menjadi guru dari murid yang akan membawa perubahan pada dunia shinobi. Jiraiya kemudian memutuskan untuk berpetualang, berjumpa dengan beberapa shinobi (beberapa shinobi yang dijumpai akan menjadi tubuh pain), dan menulis. Padas sat petualangannya, Jiraiya kembali ke konoha karena perang dunia ke-2 terjadi. Jiraiya bersama Tsunade dan Orochimaru kemudia menuju ke medan perang. Mereka bertiga berhasil mendesak Hanzou, dan Hanzou pun menjuluki mereka sebagai Legenda Sannin Konoha.
Pada saat mereka beristirahat, merka berjumpa dengan Yahiko, Konan, dan Nagato. Jiraiya pun mengasuh mereka bertiga dan mulai mengajari mereka setelah tahu bahwa Nagato memiliki mata rinnegan dan percaya bahwa dialah anak yang akan membawa perubahan dalam dunia shinobi. Jiraiya meninggalkan merka bertiga setelah merka menguasai teknik nijutsu yang diajarkan.
Jiraiya yang kembali ke konoha dihadapkan pada perang dunia ke-3, dan bersama Tsunade dan rochimaru, mereka berhasil membawa kemenangan untuk Konoha. Jiraiya kemudian memutuskan untuk kembali berkelana untuk mencari murid yang diramalkan akan menjadi sinobi pembawa perubahan bagi dunia, setelah dia mendapat kabar bahwa Nagato, Konan, Yahiko tewas.
Selama petualangan, JIraiya menyempatkan waktu untuk pulang ke konoha bertemu dengan murid lamanya, Minato. Minato dan istrinya, Kushina, yang sedang hamil meminta ijin untuk mengunakan nama Naruto sebagai nama dari anak dari mereka berdua yang akan lahir, dan mereka menyetujuinya.
Jiraiya baru bertemu Naruto pada saat Naruto sedang ujian chuunin, dan Naruto meminta dia menjadi gurunya. Jiraiya kemudian menggunakan teknik Fuka Huin untuk membuka aliran cakra Naruto kembali setelah disegel oleh Orochimaru. Jiraiya juga mengajarkan teknik kuchiyose pada Naruto. Pada saat Orochimaru menyerang konoha dengan bantuan para shinobi sunagakure, Jiraiya muncul dengan Gamahiro, namun terlambat untuk menyelamatkan Hiruzen sebagai Hokage.
Jiraiya bersama Naruto kemudian mencari Tsunade yang telah ditetapkan sebagai calon Hokage menggantikan Hiruzen yang meninggal. Saat pencarian, Naruto sempat diserang Kisame dan Itachi, namun berhasil deiselamatkan Jiraiya. Jiraiya juga mengajarkan teknik rasengan paa Naruto selama pencarian Tsunade. Tsunade ditemukan lebih dulu oleh orochimaru yag mencarinya untuk menyembuhkan lengannya yang terluka akibat pertarungan melawan Hiruzen. Jiraiya bertemu dengan Tsunade di bar, dan diracuni oleh Tsunade sehingga dia kesulitan mengalirkan cakra. Pertarungan untuk memperebutkan Tsunade oleh Jiraiya demi kepentingan konoha dengan orochimaru tidak dapat dihindarkan. Jiraiya dibantu dengan Tsunade berhasil mendeak Tsunade dan Kabuto.
Jiraiya kembali pergi setelah Tsunade diangkat menjadi Hokage, dan muncul kembali setelah Naruto gagal dalam misi mengejar Sasuke. Jiraiya kemudain mengajak Naruto untuk berlatih lagi bersamanya.
Setelah 3 tahun melatih berlatih, Naruto kembali ke konoha, sedandkan jiraiya sendiri pergi mencari informasi mengenai Akatsuki. Jiraiya kembali ke konoha pada saat Naruto dkk. berhasil mengalahkan Kakuzu. Jiraiya kemudian pergi untuk mencari kabar tentang Orochimaru. Jiraiya datang kembali ke konoha dan mengabarkan bahwa Orochimaru sudah dibunuh oleh Sasuke. Jiraiya juga menyampaikan informasi pada Tsunade mengenai lokasi dari ketua Akatsuki berada, di sekitar Amegakure dan kemudian dia berpamitan pada Tsunade untuk menuju ke sana.
Jiraiya yang sudah sampai di Amegakure, melakukan introgasi terhadap shinobi amegakure, dan mendapat informasi mengenai pemimpin Akatsuki. Sebelum pergi menuju ke lokasi ketua Akatsuki berada, Jiraiya melepaskan kunci jutsushiki yang ada di dalam perut Gerotora. Jiraiya yang mencari ketua Akatsuki kemudian bertemu dengan Konan. Tidak lama kemudian jiraiya bertemu dengan Pain.
Jiraiya menduga, Pain adalah Nagato, karena memiliki mata rinnegan. Setelah percakapan dengan Pain, Jiraiya kemudian bertarung dengan bantuan Gamaken. Jiraiya berusaha untuk menggunakan modus sennin karena sadar, lawan yang dihadapinya adalah lawan berat. Jiraiya akhirnya berhasil menggunakan modus sennin bersama Fukasaku dan Shima. Mereka bertiga kemudian menghadapi tiga pain yang dikendalikan oleh Nagato. Jiraiya dengan bantuan genjutsu Fukasaku dan shima kemudian berhasil mendesak dan membunuh ketiga Pain tersebut. Namun, ketika Jiraiya hendak pergi, Jiraiya diserang oleh wujud Pain yang lain hingga tangannya putus. Jiraiya pun keheranan akan kemunculan 6 wujud pain, yang kesemuanya memiliki mata rinegan. Pada saat berusaha menghindari serangan pain, Jiraiya menemukan rahasia di balik keenam Pain tersebut. Jiraiya yang sudah akan mati kemudian menuliskan pesan singkat ke punggung Fukasaku dengan teknik Shikoku Fuin untuk disampaikan ke Tsunade. Jiraiya akhirnya meninggal dunia.
Tanggal lahir : 11 November
Umur : 54 thn
Berat : 87 kg ; Tinggi : 191 cm
Jabatan : Legendary Sannin, Sage
Julukan : Gama Sennin, Ero-Sennin
Lokasi : Konohagakure, Myobokuzan
Pekerjaan : penulis (sei Icha-icha, The Tales of Gutsy Ninja)
Tim : Tim Hiruzen (Hiruzen, Jiraiya, Orochimaru, Tsunade)
Ame Orphan (Jiraiya, Nagato, Konan, Yahiko)
Sannin (Jiraiya, Orochimaru, Tsunade)
Elemen : Katon, Doton, Senjutsu
Jutsu :
Katon : Endan
Katon : Daiendan
Katon : Gamayu-endan
Katon : Ryuka no jutsu
Doton : Yumi numa
Rasengan, Cho Odama Rasengan
Kekkai : Tengai Hojin
Kekkai ; Gama Hyoro
Shikoku Fuin
Fuka Huin
Gogyo Kain
Kaeru Kaeru no jutsu
Gamayudan
Ranjishigami no jutsu
Senjutsu : Goemon
Senjutsu ; Kebari Senbon
Kuchiyose : Gama (Gamabunta, Gamaken, Gamahiro, Gamariki, Gerotora, Fukasaku, Shima)
Kuchiyose: Gamaguchi Shibari
Penampilan :
Jiraiya bertubuh tinggi besar, memiliki rambut panjang berwarna putih. Pada saat masih membela konoha, Jiraiya memakai pelindung kepala konoha, tetap kemudian memakai pelindung kepaka bertuliskan Myobokuzan.
Pada saat menggunakan teknik senjutsu, Jiraiya akan tampak mengalami perubahan menjadi katak, tidak seperti Naruto yang mampu menguasai senjutsu dengan sempurna.
Sifat :
Jiraiya memiliki sifat pantang menyerah, selain itu juga memiliki sifat mesum. Jiraiya mendapat julukan ero-sennin dari Naruto.
Kisah :
Jiraiya kecil tergabung dalam tim Hiruzen bersama Orochimaru dan Tsunade. Hiruzen tampak kecewa dengan jiraiya dan menunjukkan teknik kuchiyose padanya. Jiraiya pun berusaha untuk menguasai teknik tersebut, namun karena belum memiliki kontrak dengan hewan Jiraiya tersesat di gunung Myobokuzan dan bertemu dengan Gamabunta, dan dibawa menghadap Fukasaku.Fukasaku yang percaya bahwa Jiraiya adalah anak manusia yang terdampar sesuai perkataan Ojiji sama (Ogama sennin) melatihnya teknik senjutsu selain di desa konoha.
Pada saat remaja, Jiraiya kemudain mendapat panggilan menghadap Ojiji sama karena ramalan akan dirinya sudah muncul . Menurut Ojiji sama, Jiraiya akan berpetualang, bertemu dengan para shinobi, dan menulis. Jiraiya kelak akan menjadi guru dari murid yang akan membawa perubahan pada dunia shinobi. Jiraiya kemudian memutuskan untuk berpetualang, berjumpa dengan beberapa shinobi (beberapa shinobi yang dijumpai akan menjadi tubuh pain), dan menulis. Padas sat petualangannya, Jiraiya kembali ke konoha karena perang dunia ke-2 terjadi. Jiraiya bersama Tsunade dan Orochimaru kemudia menuju ke medan perang. Mereka bertiga berhasil mendesak Hanzou, dan Hanzou pun menjuluki mereka sebagai Legenda Sannin Konoha.
Pada saat mereka beristirahat, merka berjumpa dengan Yahiko, Konan, dan Nagato. Jiraiya pun mengasuh mereka bertiga dan mulai mengajari mereka setelah tahu bahwa Nagato memiliki mata rinnegan dan percaya bahwa dialah anak yang akan membawa perubahan dalam dunia shinobi. Jiraiya meninggalkan merka bertiga setelah merka menguasai teknik nijutsu yang diajarkan.
Jiraiya yang kembali ke konoha dihadapkan pada perang dunia ke-3, dan bersama Tsunade dan rochimaru, mereka berhasil membawa kemenangan untuk Konoha. Jiraiya kemudian memutuskan untuk kembali berkelana untuk mencari murid yang diramalkan akan menjadi sinobi pembawa perubahan bagi dunia, setelah dia mendapat kabar bahwa Nagato, Konan, Yahiko tewas.
Selama petualangan, JIraiya menyempatkan waktu untuk pulang ke konoha bertemu dengan murid lamanya, Minato. Minato dan istrinya, Kushina, yang sedang hamil meminta ijin untuk mengunakan nama Naruto sebagai nama dari anak dari mereka berdua yang akan lahir, dan mereka menyetujuinya.
Jiraiya baru bertemu Naruto pada saat Naruto sedang ujian chuunin, dan Naruto meminta dia menjadi gurunya. Jiraiya kemudian menggunakan teknik Fuka Huin untuk membuka aliran cakra Naruto kembali setelah disegel oleh Orochimaru. Jiraiya juga mengajarkan teknik kuchiyose pada Naruto. Pada saat Orochimaru menyerang konoha dengan bantuan para shinobi sunagakure, Jiraiya muncul dengan Gamahiro, namun terlambat untuk menyelamatkan Hiruzen sebagai Hokage.
Jiraiya bersama Naruto kemudian mencari Tsunade yang telah ditetapkan sebagai calon Hokage menggantikan Hiruzen yang meninggal. Saat pencarian, Naruto sempat diserang Kisame dan Itachi, namun berhasil deiselamatkan Jiraiya. Jiraiya juga mengajarkan teknik rasengan paa Naruto selama pencarian Tsunade. Tsunade ditemukan lebih dulu oleh orochimaru yag mencarinya untuk menyembuhkan lengannya yang terluka akibat pertarungan melawan Hiruzen. Jiraiya bertemu dengan Tsunade di bar, dan diracuni oleh Tsunade sehingga dia kesulitan mengalirkan cakra. Pertarungan untuk memperebutkan Tsunade oleh Jiraiya demi kepentingan konoha dengan orochimaru tidak dapat dihindarkan. Jiraiya dibantu dengan Tsunade berhasil mendeak Tsunade dan Kabuto.
Jiraiya kembali pergi setelah Tsunade diangkat menjadi Hokage, dan muncul kembali setelah Naruto gagal dalam misi mengejar Sasuke. Jiraiya kemudain mengajak Naruto untuk berlatih lagi bersamanya.
Setelah 3 tahun melatih berlatih, Naruto kembali ke konoha, sedandkan jiraiya sendiri pergi mencari informasi mengenai Akatsuki. Jiraiya kembali ke konoha pada saat Naruto dkk. berhasil mengalahkan Kakuzu. Jiraiya kemudian pergi untuk mencari kabar tentang Orochimaru. Jiraiya datang kembali ke konoha dan mengabarkan bahwa Orochimaru sudah dibunuh oleh Sasuke. Jiraiya juga menyampaikan informasi pada Tsunade mengenai lokasi dari ketua Akatsuki berada, di sekitar Amegakure dan kemudian dia berpamitan pada Tsunade untuk menuju ke sana.
Jiraiya yang sudah sampai di Amegakure, melakukan introgasi terhadap shinobi amegakure, dan mendapat informasi mengenai pemimpin Akatsuki. Sebelum pergi menuju ke lokasi ketua Akatsuki berada, Jiraiya melepaskan kunci jutsushiki yang ada di dalam perut Gerotora. Jiraiya yang mencari ketua Akatsuki kemudian bertemu dengan Konan. Tidak lama kemudian jiraiya bertemu dengan Pain.
Jiraiya menduga, Pain adalah Nagato, karena memiliki mata rinnegan. Setelah percakapan dengan Pain, Jiraiya kemudian bertarung dengan bantuan Gamaken. Jiraiya berusaha untuk menggunakan modus sennin karena sadar, lawan yang dihadapinya adalah lawan berat. Jiraiya akhirnya berhasil menggunakan modus sennin bersama Fukasaku dan Shima. Mereka bertiga kemudian menghadapi tiga pain yang dikendalikan oleh Nagato. Jiraiya dengan bantuan genjutsu Fukasaku dan shima kemudian berhasil mendesak dan membunuh ketiga Pain tersebut. Namun, ketika Jiraiya hendak pergi, Jiraiya diserang oleh wujud Pain yang lain hingga tangannya putus. Jiraiya pun keheranan akan kemunculan 6 wujud pain, yang kesemuanya memiliki mata rinegan. Pada saat berusaha menghindari serangan pain, Jiraiya menemukan rahasia di balik keenam Pain tersebut. Jiraiya yang sudah akan mati kemudian menuliskan pesan singkat ke punggung Fukasaku dengan teknik Shikoku Fuin untuk disampaikan ke Tsunade. Jiraiya akhirnya meninggal dunia.


![Foto: Real Jutsu Neji Hyuuga
Real Jutsu Neji
oleh Koleksi Jutsu (Naruto United Indonesia) pada pada 31hb Oktober 2011 pukul 1.58 ptg
◆hakke kisho: menyerang dgn memusatkan jyuuken pada telapak tangan
hingga membuat gelombang chakra
◆hakke kuhe kisho: menggunakan 2 telapak tangandgn hakke kisho sehingga menciptakan gelombang chakra yang sangat besar
◆hakke hasengaki : variasi hakke kisho dari jarak dekat
◆hakke rokujuyon sho : teknik 64 pukulan suci
◆hakke hyaku hijuhachi sho : 128 pukulan suci
◆hakke sho kaiten : putaran angin
◆jyuuken : pukulan yang menyebabkan kerusakan internal dan dpt menutup/memutus aliran chakra
◆hakke kisho:menyerang dgn memusatkan jyuuken pada telapak tangan hingga membuat gelombang chakra
◆hakke kuhe kisho : menggunakan 2 telapak tangan dgn hakke kisho sehingga menciptakan gelombang chakra yang sangat besar
◆hakke hasengaki : variasi hakke kisho dari jarak dekat
◆hakke rokujuyon sho : teknik 64 pukulan suci
◆hakke hyaku hijuhachi sho : 128 pukulan suci
◆hakke sho kaiten :
putaran angin
◆jyuuken : pukulan yang menyebabkan kerusakan internal dan dpt menutup/ memutus aliran chakra
[].> itama <.[]](https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/p480x480/248084_177562049070219_2070507934_n.png)


![Foto: "Versi Teks Naruto Chapter 631"
Sebelum membaca bantu kami dengan
like dan share postingan ini ya..
══════════════
══════════════
-═════
Sebelumnya : Naruto Chapter 630
"Siapa dia?"Sakura bertanya-tanya. -Di
versi manga, ini adalah pertama kalinya
Sakura melihat langsung ayah Naruto
tersebut. Minato datang dan
memindahkan serangan Juubi jauh ke
seberang pulau sana, membuat
serangan itu meledak di tempat yang
sepi dari kehidupan manusia.
"Aku adalah Minato Namikasi, kalian
bersiaplah untuk menghadapi
ledakan."ucap Minato."Eh??"Sakura dan
Naruto bertanya-tanya. -Dan tak lama
kemudian, Booomb!!!!!! meski sudah
dibawa kekejauhan, ledakkan dari
bijuudama Juubi tetap berefek sampai ke
tempat itu. Meski tentu saja, efeknya
tak terlalu parah.
Naruto chapter 631: Team 7
~Minato telah datang! ~
Sakura: Siapa dia?
[Sakura bingung dengan orang yang
tiba-tiba datang memindahkan
Bijuudama dari Juubi, dan Bijuudama itu
dipindahkan oleh Minato ke daerah laut]
Minato: Aku Minato Namikaze, bersiap-
siaplah -untuk sebuah ledakan!
[Sakura masih bingung]
[Tiba-tiba ledakan akibat Bijuudama
yang dipindahkan kelaut, gelombangnya
sampai ke medan perang]
Sakura: Tadi itu apa?
Minato: Aku memindahkan serangan
kyuubi ke laut
[Semua orang kaget dengan gelombang
besar yang menghantam medan perang
akibat dari Bijuudama Juubi, tetapi
Minato masih mengira itu milik Kyuubi]
[Minato menoleh ke Sakura dan Naruto]
Sakura: (matanya... itu Edo Tensei...) Kau
adalah--
Minato: Tidak apa-apa... aku berada
disisimu... terima kasih telah
memulihkan Naruto.. apa kau pacarnya?
Naruto: Uuuhhmmm.. hmmm.. ya! Kurang
lebihnya begitu...
[Naruto membuat Sakura kesal dan
meng-headbutt Naruto]
Sakura: Diamlah!!! Simpan tenagamu!!!
Naruto: AAWWW!!!
Sakura: Ouucch... bukannya aku
menyembuhkanmu, -malah kau
membuatku sakit... aku akan
menambahkan kecepatan
memulihkanku...
[Melihat aksi Sakura, Minato mengingat
wajah Kushina, membuatnya menyengir
aneh]
Minato: (gadis ini mengingatkanku. -..
pada kushina...) jagalah baik-baik
anakku...
Sakura: Tiba-tiba saja, kau seperti tau
semua ini...
Minato: Aku merasakannya ketika aku
masih mode Kyuubi... yang lainnya juga
akan datang...
[Semua Shinobi bingung dengan"yang
lain"yang dimaksud oleh Naruto]
[Pada akhirnya, Semua Hokage yang di
Edo Tensei oleh Orochimaru telah
datang ke medan perang]
Hiruzen: Kau selalu cepat Minato...
Tobirama: Yondaime, Shunshinmu lebih
baik dariku...
Hashirama: Ok... bisa kita mulai!
[Kedatangan para Kage membuat
Sakura kaget]
Sakura: Hokage ketiga??? dan itu...
Salah satu ninja dari klan Akimichi:
Hokage pertama, hokage kedua dan
bahkan Minato
Salah satu ninja dari klan Nara: Oh... jadi
Hokage keempat yang menghentikan
serangan... siapa yang memunculkan
mereka?
Hiruzen: Orochimaru yang
melakukannya... -kita harus
menghentikan perang ini...
Naruto: Yang lainnya juga datang...
walaupun mereka agak telat...
[Sakura juga bingung dengan"yang lain"]
[Tiba-tiba Madara teriak kegirangan
akan kedatangan Hashirama, begitu juga
Hashirama dan mereka saling tunjuk]
Madara: Aku dari tadi menunggumu
Hashiramaaaaaaa -h!!!
Hashirama: Aku akan mengurusmu
nanti!!! Aku akan menghentikan Juubi
terlebih dahulu!!
Madara: Heh... kau ini masih seperti dulu..
aku memang tidak bisa bersamu...
[Juubi kembali mengamuk atas perintah
Madara]
Juubi: GGGUUAAAHHH!!!
Hashirama: Gagah sekali...
Minato: Naruto.. kau istirahat saja dulu...
temanmu juga akan datang... dan dia ada
di sisi kami...
[Minato menoleh ke Juubi dan menatap
Juubi dengan Serius...]
Kyuubi: Minato.. Ini...
[Kyuubi seperti was-was akan Minato,
dan Naruto tiba-tiba teringat Sasuke]
Hashirama: Para Hokage!!! Ayo!!!
[Sebelum menyerang, Minato
mengaktifkan mode Kyuubi miliknya
sendiri]
Minato: Hokage kedua, ketiga majulah
dibelakangku...
Sakura: Eehh??!! (Itu sama seperti
Naruto!!)
Kurama: Jadi Minato juga punya...
Naruto: Lihat kan? Ayahku itu hebat!!
Kurama: Aku tahu dia itu lebih baik
darimu, dia yang menunjukkan segel itu
padaku...
[Hokage Kedua, Ketiga dan Minato
sedang membuat preparasi]
Hiruzen: Apa kau sudah dengan
menandainya?
Minato: Sudah...
Tobirama: Kau ini memang cepat dalam
melakukan sesuatu...
[Minato sudah menancapkan beberapa
kunainya di sembarang tempat, dan
tiba-tiba mereka menghilang]
Sakura: Mereka menghilang!!??
[Para Hokage selain Hashirama muncul
di kunai yang sudah tertancap di
sembarang tempat dan melakukan segel
tangan]
Hashirama: Ayo! Ninpou Shisekiyoujin
(Formasi dari 4 matahari), dan aku juga
akan menambahkan ini... Senpou:
Mokujinmon
[Hashirama dengan mengaktifkan mode
Sagenya melakukan Jutsu dengan
memunculkan gerbang shinto dari langit,
dan gerbang-gerbang -Shinto itu
menancap di setiap ekor Juubi]
[Juga, formasi 4 matahari adalah jutsu
barrier/ -penahan, para Hokage
membentuk barisan Kubus dan
mengurung Juubi]
Lee: Barrier merah?
Guy: Itu lebih kuat dari Shishienjin, hanya
4 orang ber-level Kage yang bisa
melakukannya...
Hashirama: Ini akan membuatmu
kesulitan untuk bergerak...
[Dan Akhirnya, Sasuke cs sudah sampai
di medan perang membuat Sakura
shock]
Naruto: Kau telat Sasuke...
Sakura: Sasuke-kun?
[Sasuke menoleh ke Sakura]
Sasuke: Sakura...
Sakura: Sa-Sasuke-kun? (Eh?
Mengapa?)
[Kedatangan Sasuke membuat teman-
teman lamanya menjadi heran, dan
kawan lamanya langsung
menghampirinya]
Ino: Eh... Sa.. Sasuke-kun??!!
Shikamaru: Hey Ino berhenti! Dia musuh
kita!
Choji: Ino, jangan dekat-dekat
dengannya!
Sasuke: Kau ini berisik, seperti biasa...
Kiba: Kenapa kau kemari dasar
brengsek...
Sakura: Kenapa kau kemari?
Sasuke: Banyak hal terjadi... aku
memutuskan untuk melindungi desa...
dan.. menjadi Hokage...
[Semua orang langsung kaget dan
bereaksi aneh]
Sakura: EEEEEEEEEHHH??
Kiba: yang benar saja... Yang sudah lama
jadi nukenin, tiba-tiba datang, dan buat
lelucon.. apa kau mengerti apa Hokage
itu...
[Kiba langsung marah-marah]
Shikmara: Aku tidak tahu apa yang
terjadi... tapi, itu tidak mungkin... apa kau
berpikir...
Shino: Apa kau berpikir kau bisa
menghapus apa yang telah kau lakukan
selama ini?
Sasuke: Ya, aku tahu aku tidak bisa.. tapi
aku tidak peduli apa yang kau pikirkan
tentangku... Para kage menciptakan
situasi ini... aku akan menjadi Hokage
dan merubah desa...
[Naruto mengingat apa yang dikatakan
oleh Itachi]
Itachi di dalam ingatan Naruto: Bukannya
orang yang akan menjadi Hokage akan
diketahui oleh banyak orang.. tapi orang
yang diketahui banyak oranglah yang
menjadi hokage... aku titip Sasuke
padamu...
Naruto: (tinggalkan saja padaku...)
[Naruto bangun dan mendatangi Sasuke]
Naruto: Akulah yang akan menjadi
Hokage...
Hashirama: Aku senang banyak sekali
yang kandidat Hokage, tapi kau ini
menganggap mudah... persiapkan
chakramu, kita harus mengalahkannya
dengan kekuatan yang digabung...
Naruto: Terima kasih sudah
memulihkanku Sakura, kau bisa istirahat
sekarang... ayo Sasuke...
[Sasuke dan Naruto pergi ke depan
barrier merah milik para Hokage, namun
Sakura menyusul mereka]
Sakura: Kau pikir aku hanyalah wanita
lemah yang tidak bisa bersaing dengan
kalian.. Nona Tsunade melatih muridnya
sama seperti Sannin yang lain...
Naruto: Sakura-chan
Sakura: Aku juga sudah selesai, aku
menyimpan beberapa chakraku dan
akan menggunakan kekuatanku segera...
Aku juga member dari team 7 dan murid
dari para Sannin
[Naruto tersenyum]
Naruto: Baguslah!!! Team 7 bangkit
kembali!!!
~Sekali lagi~
===============](https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/p480x480/943562_457502491000779_1823610029_n.jpg)



